Senin, 30 Agustus 2010

Anonim 01

Dingin malam menjelang subuh
Selalu mengingatkanku kepadamu

Bibirmu yang selalu terasa lembut
Dan basah
Seperti embun pagi hari
Lenganmu yang biasa memelukku
Hangat seperti fajar pagi

Aih…malam ini tiba-tiba aku ingin kau.

Lalu demi rindu yang tak tersentuh,
Aku menghirup bayanganmu yang
Berkelebatan di udara,
Lalu kusimpan baik-baik paru-paru,
Jantung, lalu di alir darah.

Kau membanjiriku dengan mimpi-mimpi.
Dan…
Malam ini aku ingin membuat seratus puisi lagi.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Hmmm akhirnya menulis juga, selamat menulis kembali...

Sartian Sorume mengatakan...

pejalankaki kok tulisannya baru satu, biasanya pejalan kaki banyak tulisan dan inspirasinya

Posting Komentar